Copyright © Rani Rachma
Design by Dzignine
Tampilkan postingan dengan label motivasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label motivasi. Tampilkan semua postingan
18/09/13

FR ( Fast Response) Action for Humanism

Hi Hi Readersssss :D

Di pagi yang cerah ini saya mau cerita tentang komunitas yang saya ikuti. Selain saya menjadi bagian dari NLC (No Limit Club) yaitu komunitas positive para consultant oriflame members yang selalu mensupport saya untuk sukses menjalani bisnis oriflame , saya juga punya komunitas positive yaituuuuu................. Jeeeeeeng jeeeeeeeeeeeeeeeng taraaaaaa

FR ( Fast Response)
We are action for humanism



FR terbentuk sebenarnya tidak sengaja atau tidak di rencanakan secara seksama *lebay mode on* , FR terbentuk karena ada banjir hebat yang luar biasa melanda jakarta pada bulan januari 2013 lalu.

Bunderan HI as Icon Jakarta seperti lautan :( 

pasti kamu inget dong readers? 

gimana kita bisa lupa secara gitu yaaa sepanjang jalan sudirman-thamrin udah kayak negeri kepulauan meeeeen!! di mana-mana aja banjir mau ke sana banjir, mau ke situ banjir mmmmmmh Sungguh saya harus bilang WOW banget melihat keadaan ini!!

Nih coba deh liat temen-temen Bapak President Susilo Bambang Yudhoyono dan Gubernur DKI Bapak Jokowi.  Mereka ajah sampe singsingkan tangan, lengan dan baju untuk turun ke lapangan dan melihat bagaimana kedaan jakarta waktu itu.. Let's See





hihihihihi Peace yak bapak-bapak 


Mungkin kita semua sebagai umatnya-NYA khusunya warga jakarta sering lalai, salah, tidak menjaga lingkungan, khususnya bagi yang sering buang sampah sembarangan neh... 
coba liat akibatnyaaaaaaaaaaa 
Saat itulah kami. teman-teman main nongkrong saya mulai berpikir berencana, untuk berbuat sesuatu untuk jakarta tercinta. Kemudian kami betindak, Di pelopori oleh kepala suku Mas Chandra Irawan , maka kami membentuklah komunitas FR (Fast Response) yang beranggotakan Kak Metal, Kak Sanip, Bang Tebe, Kak Jihan, Iyan, Dina, Siti, Riska, Eka Sulis, Rachma, Indah, Mas Samsul, Bang Omen, Bang Oben, Bang Jeje, Marina, Yuni, Yupie, Hendro, Bang Edo, Kak Jah, Hani (sekarang jadi downline saya loooh *teteeeeuuup prospek* hahaha) dan Masih banyak lagi yaang lainnya yihaaaaaa 

And This is us, we are born for help another. We are Action for humanism. I love you All.

Dan taraaaaa inilah penampakan kami, tidak semua All members FR ada di foto ini


Mereka sahabat positive saya, not only about sosial action but also to care each other. Mereka kakak-kakak yang baik, kebutulan saya adalah anggota paling muda di jajaran nomor 2 pada Sahabat FR :D Jajaran nomor 1 masih di pegang oleh Hani. 

Kami punya selera humor yang sangat tinggi, tiap kali kumpul pasti ada aja yang bikin ketawa, kami kadang main bareng walaupun demikian kami punya visi dan misi yang sama yakni bantulah sesama selagi kita masih bisa. 

Dengan bergabungnya saya bersama FR, saya jadi sadaaaaar banget kalo ternyata Dalam hidup terlalu banyak hal yang harus kita syukuri karena tidak banyak orang seberuntung kita. As simple as that but not all people in the world AWARE.

Berikut adalah Dokumentasi Kami, yang telah kami bisa sedikit lakukan tentunya dengan bantuan temen-temen tersayang di sekitar. Thank you All. We are nothing without you.

meeting dulu sebelum project cyiiiin

sebelum berangkat teteeupp dong narsiz is number 1 hahaha :p

banjiir di mana-mana

alhamdulillah sampai

ayook bang tebe, semangat angkat karungnya. Ati2 ketuker.. hahaha pisss :D 

kelakuan sahabat FR, di mana ada kamera di situlah ada gaya :p

Diferent project, kami berkunjung ke panti rehabilitasi sakit jiwa.


Yes, itulah kami yang bisa sedikit menyumbangkan tenaga bagi sesama, yang mau meluangkan waktu untuk berkumpul merencakan project-project berikutnya. Alhamdulillah Sahabat FR sampai detik ini telah berhasil hingga project ke-5. Doakan yaa temen-temen semua agar kami bisa selalu tetap konsisten membantu sesama.

YUK SEMUA, DARE TO BE DIFFERENT BE INSPIRE 




16/09/13

Pencuri Impian

Ada seorang gadis muda yang sangat suka menari. Kepandaiannya menari sangat menonjol dibanding dengan rekan-2nya, sehingga dia seringkali menjadi juara di berbagai perlombaan yang diadakan. Dia berpikir, dengan apa yang dimilikinya saat ini, suatu saat apabila dewasa nanti dia ingin menjadi penari kelas dunia. Dia membayangkan dirinya menari di Rusia, Cina, Amerika, Jepang, serta ditonton oleh ribuan orang yang memberi tepuk tangan kepadanya.




Suatu hari, dikotanya dikunjungi oleh seorang pakar tari yang berasal dari luar negeri. Pakar ini sangatlah hebat, dan dari tangan dinginnya telah banyak dilahirkan penari-penari kelas dunia. Gadis muda ini ingin sekali menari dan menunjukkan kebolehannya di depan sang pakar tersebut, bahkan jika mungkin memperoleh kesempatan menjadi muridnya.

Akhirnya kesempatan itu datang juga. Si gadis muda berhasil menjumpai sang pakar di belakang panggung, seusai sebuah pagelaran tari. Si gadis muda bertanya “Pak, saya ingin sekali menjadi penari kelas dunia. Apakah anda punya waktu sejenak, untuk menilai saya menari ? Saya ingin tahu pendapat anda tentang tarian saya”. “Oke, menarilah di depan saya selama 10 menit”, jawab sang pakar.

Belum lagi 10 menit berlalu, sang pakar berdiri dari kursinya, lalu berlalu meninggalkan si gadis muda begitu saja, tanpa mengucapkan sepatah kata pun. Betapa hancur si gadis muda melihat sikap sang pakar. Si gadis langsung berlari keluar. Pulang kerumah, dia langsung menangis tersedu-sedu. Dia menjadi benci terhadap dirinya sendiri. Ternyata tarian yang selama ini dia bangga-banggakan tidak ada apa-apanya di hadapan sang pakar. Kemudian dia ambil sepatu tarinya, dan dia lemparkan ke dalam gudang. Sejak saat itu, dia bersumpah tidak pernah akan lagi menari.

Puluhan tahun berlalu. Sang gadis muda kini telah menjadi ibu dengan tiga orang anak. Suaminya telah meninggal. Dan untuk menghidupi keluarganya, dia bekerja menjadi pelayan dari sebuah toko di sudut jalan.

Suatu hari, ada sebuah pagelaran tari yang diadakan di kota itu. Nampak sang pakar berada di antara para menari muda di belakang panggung. Sang pakar nampak tua, dengan rambutnya yang sudah putih. Si ibu muda dengan tiga anaknya juga datang ke pagelaran tari tersebut. Seusai acara, ibu ini membawa ketiga anaknya ke belakang panggung, mencari sang pakar, dan memperkenalkan ketiga anaknya kepada sang pakar. Sang pakar masih mengenali ibu muda ini, dan kemudian mereka bercerita secara akrab.

Si ibu bertanya “, Pak, ada satu pertanyaan yang mengganjal di hati saya. Ini tentang penampilan saya sewaktu menari di hadapan anda bertahun-tahun yang silam. Sebegitu jelekkah penampilan saya saat itu, sehingga anda langsung pergi meninggalkan saya begitu saja, tanpa mengatakan sepatah katapun ?”.

“Oh ya, saya ingat peristiwanya. Terus terang, saya belum pernah melihat tarian seindah yang kamu lakukan waktu itu. Saya rasa kamu akan menjadi penari kelas dunia. Saya tidak mengerti mengapa kamu tiba-2 berhenti dari dunia tari”, jawab sang pakar.

Si ibu muda sangat terkejut mendengar jawaban sang pakar. “Ini tidak adil”, seru si ibu muda. “Sikap anda telah mencuri semua impian saya. Kalau memang tarian saya bagus, mengapa anda meninggalkan saya begitu saja ketika saya baru menari beberapa menit. Anda seharusnya memuji saya, dan bukan mengacuhkan saya begitu saja. Mestinya saya bisa menjadi penari kelas dunia. Bukan hanya menjadi pelayan toko !”.

Si pakar menjawab lagi dengan tenang “Tidak .. Tidak, saya rasa saya telah berbuat dengan benar. ANDA TIDAK HARUS MINUM ANGGUR SATU BAREL UNTUK MEMBUKTIKAN ANGGUR ITU ENAK. Demikian juga saya. Saya tidak harus menonton anda 10 menit untuk membuktikan tarian anda bagus. Malam itu saya juga sangat lelah setelah pertunjukkan. Maka sejenak saya tinggalkan anda, untuk mengambil kartu nama saya, dan berharap anda mau menghubungi saya lagi keesokan hari. Tapi anda sudah pergi ketika saya keluar. Dan satu hal yang perlu anda camkan, bahwa ANDA MESTINYA FOKUS PADA IMPIAN ANDA, BUKAN PADA UCAPAN ATAU TINDAKAN SAYA.

Lalu pujian ? Kamu mengharapkan pujian ? Ah, waktu itu kamu sedang bertumbuh. PUJIAN ITU SEPERTI PEDANG BERMATA DUA. ADA KALANYA MEMOTIVASIMU, BISA PULA MELEMAHKANMU. Dan faktanya saya melihat bahwa sebagian besar PUJIAN YANG DIBERIKAN PADA SAAT SESEORANG SEDANG BERTUMBUH, HANYA AKAN MEMBUAT DIRINYA PUAS DAN PERTUMBUHANNYA BERHENTI. SAYA JUSTRU LEBIH SUKA MENGACUHKANMU, AGAR HAL ITU BISA MELECUTMU BERTUMBUH LEBIH CEPAT LAGI. Lagipula, pujian itu sepantasnya datang dari keinginan saya sendiri. TIDAK PANTAS ANDA MEMINTA PUJIAN DARI ORANG LAIN”.

“Anda lihat, ini sebenarnya hanyalah masalah sepele. Seandainya anda pada waktu itu tidak menghiraukan apa yang terjadi dan tetap menari, mungkin hari ini anda sudah menjadi penari kelas dunia. MUNGKIN ANDA SAKIT HATI PADA WAKTU ITU, TAPI SAKIT HATI ANDA AKAN CEPAT HILANG BEGITU ANDA BERLATIH KEMBALI. TAPI SAKIT HATI KARENA PENYESALAN ANDA HARI INI TIDAK AKAN PERNAH BISA HILANG SELAMA-LAMANYA …”


********************************************************************************************************

SEE?? 
Jangan pernah biarkan siapapun mencuri impian kamu dan jangan pernah sakit hati terhadap sikap orang yang berusaha merebut impianmu. santai saja dan teruslah melangkah! YAKIN saja bahwa impianmu akan segera terwujud! and NEVER GIVE UP!

"karena sesungguhnya yang lebih mengenalmu adalah dirimu sendiri"